Rabu, 27 April 2011

Proses Pencampuran Warna

Pada dasarnya proses pencampuran warna terbagi dari dua, yaitu :
  1. Warna Additive
  2. Warna Subtrative



Warna Additive
  • Warna Additive adalah percampuran warna primer cahaya yang terdiri atas warna red, green dan blue dimana pencampuran ketiga warna  primer tersebut akan menghasilkan warna putih
  • Kombinasi antara dua warna primer akanmenghasilkan warna sekunder. Warna sekunder tersebut yaitu: cyan(gabungan warna green dan blue), magenta (gabungan warna blue dan red) dan yellow (gabungan warna red dan green)
  • Prinsip pencampuran warna additive diterapkan pada monitor, TV, video,scanner, dan lain-lain

Warna Subtrative
  • Warna subtractive adalah warna sekunder dari additive, namun   secara material warna subtractive berbeda dengan warna additive.
  • Warna additive dibentuk dari cahaya sedangkan warna subtractive dibentuk dari pigment warna.
  • Warna subtractive terdiri dari cyan, magenta, yellow dan back dan komposisiya tidak seluas warna additive karena dibatasi oleh kemampuan pigment pembentuk warna.
  • Contoh warna subtractive adalah tinta cetak dan cat

 
 Warna Tinta Offset

  • Warna tinta offset adalah warna subtractive yang diperkaya kepekatannya dengan menambahkan warna black yang bersifat transparan.
  • Secara teori, apabila ketiga warna subtractive digabungkan akan membentuk warna hitam, kenyataannya terbentuk warna kecoklatan.
  • Hal ini disebabkan pigment warna tidak mampu membentuk warna hitam, maka untuk tinta offset ditambahkan warna penguat, yaitu black (hitam) 
  • Dalam perkembangannya, cyan, magenta, yellow dan black dijadikan acuan untuk proses separasi warna (color separation)
                        

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar